EAST GYLET INTERNATIONAL

Standar Ukuran Lift

Kenali Standar Ukuran Lift Terkini Melalui Penjelasan Berikut Ini!

Masuk ke dalam mode transportasi yang mampu mengangkut manusia atau material barang, membuat lift sangat dibutuhkan. Standar ukuran lift pun berbeda-beda, menyesuaikan dengan fungsi dan kegunaannya. Namun secara umum berapakah ukuran yang biasanya digunakan oleh berbagai gedung bertingkat? Berikut ulasannya.

Berapakah Standar Ukuran Lift Sekarang?

Setiap ukuran lift yang terdapat pada sebuah bangunan bertingkat telah ditentukan sebelumnya oleh pabrik. Hal tersebut dibuat dan ditetapkan untuk memastikan keselamatan dan kenyaman dalam menggunakannya. Setiap vendor biasanya akan menyesuaikan ukuran lift agar mudah untuk disetel pada gedung. Berikut ulasan terkait standar ukuran lift berdasarkan besarnya kereta yaitu:

  • 1180 x 1100 x 2400, memuat bobot sekitar 450 kg.
  • 1400 x 1100 x 2400, bisa menampung beban seberat 630 kg.
  • 1600 x 1350 x 2400, berat yang bisa diangkut yaitu 800 kg.
  • 1800 x 1400 x 2400, mampu untuk membawa beban 1000 kg.
  • 1600 x 1500 x 2400, bisa menahan 1250 kg beban.
  • 2000 x 1500 x 2400, 1350 kg berat yang dapat diangkutnya.
  • 1900 x 1800 x 2400, dapat membawa 1600 kg beban.

Ukuran dari setiap lift yang telah dijelaskan tidak mengikat dan dapat disesuaikan dengan Hoistway. Harga yang diberikan pun biasanya beragam tergantung dari ukuran serta komponen yang melengkapi lift tersebut. Jangan lupakan desain yang terdapat di dalamnya juga mempengaruhi harga yang ditawarkan. Namun hal tersebut biasanya relatif, dan bisa menyesuaikan.

Ukuran yang Ditetapkan Vendor

Pada kenyataan di lapangan yang sering memunculkan perdebatan antara vendor dan pengguna adalah ukuran yang telah ditetapkan. Pada umumnya setiap vendor mempunyai alasan tersendiri mengapa ukuran tersebut harus dipertahankan. Berbagai macam hal biasanya sudah dipertimbangkan sehingga aman untuk dapat digunakan nantinya. Beberapa hal yang telah ditetapkan yaitu:

1. Ukuran Panjang dan Lebar Ruang Mesin

Dalam sebuah lift terdapat ruang mesin yang letaknya di bagian atas Hoistway. Ketetapan dari panjang dan lebar ruang mesin tersebut biasanya dibuat melebihi ukuran Hoistway. Hal tersebut dilakukan agar saat mudah melakukan pelaksanaan dan pemeliharaan lift. Namun ukuran ruang mesin yang lebih besar ini biasanya akan menjadi perdebatan.

Banyak dari pengguna yang menginginkan ukuran ruang mesin sama dengan Hoistway. Sebenarnya tidak masalah, tetapi ada beberapa vendor yang biasanya sudah membuat ketentuan standar pada ukurannya, sehingga sulit untuk dirubah. Namun tak jarang juga dari vendor lain juga menggunakan ukuran tersebut karena penggunaan mesin menjadi lebih compact.

2. Panjang dan Lebar Hoistway

Jika semakin besar ukuran Hostway, maka akan sedikit ruang yang dapat digunakan oleh gedung. Terlebih lagi jika pembuatannya tidak memperhatikan spec dari vendor, memungkinkan hoistway akan terlalu kecil. Pastikan untuk memilih vendor yang fleksibel dengan berbagai ukuran yang dapat dirancang dan disesuaikan kembali.

Pada umumnya idealnya sebuah Hoistway yang dipasang di gedung bertingkat berukuran 5 sampai 10 cm lebih besar ketimbang spesifikasi pabrik. Hal tersebut dilakukan agar nantinya ketika pemasangan bia disesuaikan dengan standar norma lift yang bisa dipakai untuk sebuah gedung.

3. Top Overhead

Jarak antara lantai paling atas dengan ruang mesin disebut dengan Top Overhead. Jika semakin tinggi Top overhead yang dibuat, maka Hoistway pun akan menyesuaikan dan dibuat lebih tinggi. Fungsinya untuk membuat getaran yang dihasilkan oleh kabin ketika mendarat menjadi lebih mulus.

Itulah pembahasan terkait standar ukuran lift yang dapat pengguna pertimbangkan ketika ingin merancang sebuah bangunan. Pastikan untuk membuat space khusus yang diperuntukkan untuk lift dan telah berkonsultasi dengan vendor yang menyediakan jasa tersebut.